Kamis, 12 Maret 2009

10 Situs Manipulasi foto Online dan Gratis


Setiap manusia sebenarnya memiliki sifat narcis di dalam dirinya, meskipun itu tidak disadari. Karena menurut ilmu psikologi, salah satu kebutuhan emosional dasar manusia adalah menginginkan sesuatu dari dalam dirinya yang ditunjukkan kepada orang lain untuk mendapat pengakuan
Konon kata narcis (narsis) ini berangkat dari sebuah mitologi yunani, ceritanya ada seorang pemuda tampan bernama Narcisus yang merupakan putra dewa sungai, Cephissus. Suatu hari, Narcisus pergi ke sebuah sungai dan jatuh cinta pada pantulan dirinya sendiri di air. Ia ingin meraih pantulan tersebut, sampai akhirnya menyebabkan dirinya tercebur dan tewas.
Nah, di zaman yang canggih ini, sarana untuk ber-narcis ria sudah banyak sekali disediakan, baik itu oleh internet maupun software. Apalagi dengan menjamurnya berbagai situs social networking dan blog. Bagi anda yang rajin berkunjung ke situs-situs itu, pasti anda akan menemukan berbagai foto-foto narcis teman anda atau bahkan foto narcis anda sendiri?
Berikut beberapa situs manipulasi foto online dan gratis yang boleh anda kunjungi biar kamu lebih narcis.....:)
1.www.photofunia.com
2.www.meonmag.com
3.www.faceinhole.co./us/
4.www.befunky.com
5.www.vectormagic.com
6.www.photo-notes.net
7.www.dumpr.net
8.www.flauntr.com
9.http://gooifier.com
10.http://chesterway.co.uk/software/distortit.zip

sumber : PC MILD/27 November 2008

Rabu, 11 Maret 2009

BAHAN AJAR TIK

BERIKLAN

KUBACA DI AKHIR PRAJABATAN


(Buat Panitia dan teman-teman prajabatan Ank.I dan II 2008)

Saudara-saudara
Malam ini adalah moment terakhir kita ditempat ini, setelah 24 hari bermain-main dengan waktu, dengan hari dan dengan aroma-aroma hati, rasa dan naluri kita masing-masing.
Disini, di Darussaalan, terlalu banyak cerita manis telah kita ukir dan sulit untuk diungkapkan, dan tidak sedikit pula kisah-kisah pahit yang begitu sakit untuk dikenang.

Saudara-saudara
Sesaat lagi daftar menu makan pagi, siang dan malam di prajabatan ini tidak lagi mengganggu selera makan kita
Tidak lagi mencium aroma kamar tidur yang kadang wangi, ribut karena cerita-cerita klasik menjelang tidur
Tidak lagi menjelajahi deretan tangga ke ruang belajar dan ke ruang makan yang terkadang melelahkan
Tidak lagi merasakan penjajahan jin-jin tidur saat menikmati materi
Tidak lagi merasakan panasnya gesekan pantat dan kursi yang mulai berasap saat materi
Tidak lagi terancam keangkuhan diare yang berkolaborasi dengan malaikat maut
Tidak terdengar lagi nyanyian-nyanyian merdu dan kadang fales dari kawan-kawan yang terjaring hukuman
Tidak lagi membacakan bait-bait ikrar kegagalan yang menyindir kreatifitas
Tidak lagi ada debat-debat abunawas yang mencari pembenaran lewat forum-forum yang terpaksa diakhiri karena tak cukup waktu
Dan tidak lagi melihat kelucuan, keluguan dan egoisme serta kreatifitas kawan-kawan, saudara-saudara dan sahabat-sahabat kita di sini.

Saudara-saudara
Besok juga, kita tidak lagi merasakan pencerahan doa, gerakan pemanasan, gerakan inti dan pendinginan dari Pak Rasyid
Tidak lagi melihat senyum manis dan semangat Ibu Ramlah
Tidak lagi merasakan kesejukan di wajah ibu Masdaniah yang kalem
Tidak lagi Menikmati agresifitas dan aura Macho Pak Erick yang terus mencari-cari peserta idolanya serta aksinya mencatat peserta yang tertidur.
Dan tidak ada lagi antusiasme, lirik pena, nasehat-nasehat membangun, game-game asik dan cokocokocok dari Pak Sattar

Saudara-Saudara
Harus diakui bahwa image otoriter, intimidasi dan bentuk-bentuk ketakutan peserta atas sosok Panitia yang terbangun diawal kita menginjakkan kaki di Darussalaman adalah sebuah kesalahan besar
Harus disadari bahwa dedikasi, perhatian, kebijaksanaan disana-sini adalah sebuah konsep diklat prajabatan edisi khusus untuk kita, sebuah konsep yang secara tidak sadar telah terbangun walau terkesan memanjakan pola pikir, pola sikap dan pola bahasa kita.
Karenanya saudara-saudara patutlah kita banyak-banyak berterima kasih, memuja, memuji kerja keras panitia, seraya berdoa semoga aktivitas dan buah pikiran mereka bernilai ibadah dan diridhoi oleh Allah SWT.

Saudara-saudara
Sadar atau tidak, sesekali bahkan beberapa kali, pikiran-pikiran, sikap dan tutur kata kita telah menambah daftar masalah panitia, masalah-masalah yang seharusnya tidak perlu kita perbuat dibalik mantel keserjanaan dan status social kita.
Karenanya kepada Bapak dan -ibu panitia kami peserta prajab, dengan jiwa besar nan kesatria, tahu dan mengakui semuanya, terimalah permohonan maaf kami, permohonan dari lubuk yang paling dalam.
sekali lagi maafkan kami.

Saudara-saudara
Besok kita akan kembali keperaduan karir dan pengabdian kita kepada keluarga dan Negara, semoga apa yang kita pikir, kita lihat, dan kita rasa di sini dapat dijadikan sebagai referensi untuk hidup kita, untuk anak-anak kita, untuk cucu-cucu kita dan untuk doa-doa kita.
Dan marilah kita jadikan hari kemarin sebagai kenangan, hari ini adalah kenyataan dan hari esok adalah harapan dengan segalah konsekuensinya

Sukses besar buat panitia dan
Sukses selalu buat teman-teman
Salam dan maaf dari kami..

Selasa, 24 Februari 2009

Senin, 16 Februari 2009

PERKAKAS SEGAR


Kusapa ia dengan senyuman penuh harapan, walau perutku mulai mengobok-obok lilitan ususku dititik 12 siang, dari jarak 2 meter sebuah kotak kecil menghampiriku tampa bicara dan tanpa riak-riak kehidupan, tapi saya tahu isinya sangat memberi kehidupan buatku dan teman-temanku di Workshop ICT STMIK AKBA.
Saatnya kubuka tabir kesendiriannya dalam khidupan yang nisbih, mataku segar, sari pati kehidupan tampak bernyanyi "selamat makan kawanku"lahap...nyam.nyam....nyam...

KEYBOARD


Salah satu sahabat yang sering menemaniku di workshop ICT AKBA adalah Keyboard, bukan nama yang keren, bukan pula nama raja dan juga bukan nama aliran tapi apalah arti sebuah nama. Kehadirannya memberi arti aktivitasku selama workshop, kala inspirasi dan refleksi diri mulai menggeliat dipermukaan seketika itu kumainkan jari jemariku di permukaan keyboard
Tidak hanya aktivitasku tapi populeritas karirku selama ini tidak terlepas dari campur tangan keyboard, yaaa keyboard is my hero

KOMPUTER 12


Memasuki Laboratorium 2 di STMIK AKBA mataku sejenak melirik beberapa komputer di sudut kanan lab. Sosok komputer 12 seolah menyapaku dengan ramah dan melambaikan tangan agar kuhampiri.
Segera kuatur posisi badanku dan mulai menekan tombol power agar komputer 12 lebih hidup, lebih brasa dan brasa lebih. Aku mulai bersilaturrahmi dengannya jemari mouse yang memberiku semangat gerak agar CPU dan Monitor mengatur tatapannya kepadaku....Salam kenal dariku ..USER-mu

AURA MACINTOSH


Pernah kudengaR namanya, yaaa di TV dan omelan temanku yang jago komputer. Tapi kehadiranku di workshop ICT AKBA rupanya menjodohkanku akan pesona Macinthos. Saat seorang fasilitator menoreh ilmunya lewat alunan bahasa dari artikulasinya, satu bagian darinya yang begitu bercahaya adalah Machintosh.
Dari sudut kanan ruang itu aura manchintosh begitu merobek-robek harapanku untuk memiliki yang lain. satu kata terpatri . AWAS KALAU ADA UANGKU, KUBELIKO"

Materi Jaringan

TOPOLOGI JARINGAN

Selasa, 20 Januari 2009

GELENG - GELENG


(Darussalam, 3 Juli 2008 - buat teman-teman di Prajabatan)

Aura forum kembali menyengat
abdi putih hitam duduk bak bertengker
pucuk-pucuk kopiah dan kerudung menyejukkan bak habis keramas
otak kiri otak kanan mulai tunjukkan aksinya

Semangat 55 hari ini sangat kuat
maklum masih pagi
kelopak mata menyambut pilihan kata
bibir berucap luruskan pengetahuan
maklum masih pagi
1.2.3.4.5.6.....

Pikiranku mulai menggaruk
menggaruk pantatku yang berasap karena gesekan kursiku
menggaruk mataku yang mulai redup
karena nina bobo dari nyanyian berjudul "terlalu monoton"

Wah, kawanku kau tampak tegar menyimaknya
sambil memainkan kumis dan jenggot
Wah, kawanku kau mulai layu
layu selayu dasimu, kosong sekosong bajumu
yang putih, redup seredup warna gelap celanamu
maklum sudah siang

Geleng-geleng kepalaku tapi bukan olahraga
geleng-geleng penaku menulis puisi ini
memaknai sebuah dinamika di prajabatan

JIN TIDUR


(Darussalam, 10 Juli 2008, buat teman-teman di prajabatan)


Deret kursi menanti menguji kesetiaan
membuktikan dengan angkuh
kebendaannya yang sempurna

Tidak dengan kata-kata saudara
tidak dengan benda
tidak dengan senyuman
tapi dengan buaian dalam nyanyian jin-jin tidur

Angin-angin artikulasi tertiup dari corong berwibawa
mengantar sisi-sisi hidup tuk berarti
mengantar sisi-sisi alis meredupkan mata
mata-mata yang tidak mesti tidur
mata-mata yang munafik akan tugasnya
mata-mata yang mengusung pena "pelanggaran hak asasi mata"
mata-mata yang mengobarkan ...aku...ingin ...tidur..walau sedetik saja

Penjajahan rupanya beluam usai
genderang perang sudah ditabuh
jin-jin tidur merapatkan barisan
mengayuh perahu kelopak
menegakkan bendera-bendera ngantuk
menutup jendela-jendela masa depan

Bangun...bangun...
bangunkan matamu
biarkan dia menatap keindahan
biarkan dia merobek kertas-kertas penjajahan
biarkan dia mengatakan "aku ingin tegar sayang"

Agar kegenggam mangkuk keceriaanku
agar kutebar kasih
agar kutanam bibit sayangku
agar kupetik buah cintaku
untuk sata kata ...sempurna


TENGAK - TENGOK


Darussalam, 3 Juli 2008
(buat teman-teman di Prajabatan)


Zikir bangunkan kalbu dikala shubuh
tengak peraduanku yang tampak empuk
tengok tubuhku yang tampak luluh setelah tidur
Kubersimpuh, bersujud bersama malaikat shubuh
setelah tengak kamar mandiku
dan tengok gemerincik air untuk bersuci

Riak hidup kembali bersuara
tancapkan apa ini, apa itu di atap-atap tanda tanya
tengak aroma pagi
tengok idealisme para bunjangan yang masih
belajar membaca skenario Tuhan akan arti
nikah baginya

Kumpul.....
Tengok lemarimu hari baju apa
Tengok cerminmu hari ini dandan buat siapa
Tengok diluar teman-teman kumpul atau tidak

Kumpul....
Tengok lenggang absen dimana?
Tengok sendu gurau diruang makan
Tengok PNS-mu, abdi meraung robohkan sisi burukmu
Tengak......tengok... ada orang nda?

T.A.I


(puisi dari teman)
Suatu hari aku ke kuTAI
bertemu aktor karateka cingkhongTAI
yang baru tiba dari MuangTHAI
duduk-duduk di lanTAI
sambil mindum dengan sanTAI

Keesokan hari aku ke panTAI
bersama kekasihku yang sangat kucinTAI
berjalan-jalan dipesisir panTAI
mengenang kisah cinta yang sangat beranTAI


Tidak terasa ada hansip yang menginTAI
dekat rimbunan bunga teraTAI
kuajak duduk dan kuceriTAI
tentang panTAI
yang dilanda pembuangan TAI

AGUNG YANG MERAUNG



(buat Agung di prajabatan-Darussalam Juli 2008)

Satria....
Awalnya kau begitu indah
kupuja namamu seirama agungku
kupuji wajahmu seagung rembulan
kuhormati martabatmu seagung ibuku
kusanjung pesenomau menundukkan naluri lelakiku
pesonamu begitu indah
bahkan menaklukkan waktu, hari di Darussalam

Satria...
Pesonamu telah mengikis kewarasanku
hingga Kutantang badai sebesar bumi
kuremukkan biji-biji kemiri di camba
keminum deras air di Bantimurung
keseberangi sungai di cenrana
kudaki gunung bulusaraung
hanya karena aura namamu
S.A.T.R.I.A sambutlah tanganku kan gupai pesawat dibandari

Satria....
Kini aku sadar
Aku hanya bermain-main dengan imajinasiku
seorang lelaki pilihan telah kau sambut cintanya
lelaki yang begitu agung bagimu
tapi tak seagung diriku
Lelaki yang begitu jantan
tapi tak sejantan diriku
dia....yaa.. dia..
Ince Jamaluddin namanya

Biar-biarlah
Biar kujalani hari ini tanpa namamu lagi
hatiku yang remuk kubiarkan pecah
jiwaku yang kosong kubiarkan melompong
bunga-bunga pesonamu kini tampak kering dimataku
Sakit hatiku.....
meraung naluriku, melayang harapanku
setiap kulihat kau bersamanya

Satria..
Badai sebesar bumi kubiarkan meluluhkanku
biji-biji kemiri kembali kutaburkan dengan tetes air mata
biar derasnya air dibantimurung menghanyutkan jasadku
biar sungai cenrana menenggelamkan namaku
biar bulusaraung menindih imajinasiku

Satria....
Berangkatlah sayang
Raihlah impiamu bersamanya
Tunjukkan kepadanya kalau kamu adalah wanita idaman
Tunjukkan kepadanya kalau jiwamu adalah belahan jiwanya
jiwa yang mengusung kesetiaan
kesetiaan tanpa kemunafikan cinta kasih
disini sendiri menyendiri
menanti kebahagiaanmu
juga kebahagiaanku.

AKU SUDAH PANDAI BU

Sudiang Juli 2008

Aku sudah pandai bu
Pandai bercerita
tentang arti dan riak-riak kehidupanku

Aku sudah pandai bu
Pandai menyusun daftar masalahku
Pandai memilih dan memilah
sebuah harapan tanpa kemunafikan

Aku sudah pandai bu
Pandai Menyusun Skenario Kemunafikan
dengan judul "berdusta kepada Orang Tua"

Aku sudah pandai bu
Pandai mengatakan "aku ingin kawin bu"
kawin dengan sebuah nama dilumbung hatiku
kawin dengan buah cintaku yang tidak dipoles
akan kemunafikan cinta kasih

Aku Sudah pandai bu
Pandai mengawali dan mengakhiri
puisi ini.....